Monday, January 24, 2011

Perlu Waktu Perbaiki Tanggul Jebol Muara Baru

When you think about mobil keluarga ideal terbaik indonesia, what do you think of first? Which aspects of mobil keluarga ideal terbaik indonesia are important, which are essential, and which ones can you take or leave? You be the judge.

Metrotvnews.com, Jakarta: Perbaikan tanggul jebol di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, tidak dapat dilakukan dalam waktu jangka pendek. Sebab, harus dilakukan lewat perencanaan yang matang. Begitu juga untuk meninggikan tanggul, Pemprov DKI akan membuat tanggul sepanjang pantai utara Jakarta dengan menggunakan sistem polder.

Gubernur DKI Fauzi Bowo menyatakan hal itu saat meninjau lokasi jebolnya tanggul Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, sebagai pembatas pantai utara dan penahan ombak laut Teluk Jakarta, Sabtu (22/1) siang.

Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo, mengatakan dalam melakukan perbaikan tanggul yang jebol tidak dapat dilakukan dalam jangka pendek. Pihaknya tidak ingin memberikan harapan muluk-muluk kepada masyarakat.

"Untuk perbaikannya tidak bisa dilakukan dalam jangka pendek. Pemprov memberikan harapan yang realistis, karena memang tidak dapat dikerjakan dalam jangka waktu satu sampai tiga tahun ini," kata Fauzi, saat meninjau lokasi jebolnya tanggul, Sabtu.

Untuk itu, warga diharapkan tidak terbuai dengan tawaran perbaikan tanggul dalam waktu jangka pendek.

Seperti diketahui, peristiwa jebolnya tanggul yang mengakibatkan ratusan rumah penduduk di kawasan Muara Baru terendam, karena peningkatan permukaan air laut. Sehingga masyarakat sekitar juga sudah memahaminya. "Kita tidak bisa menjamin kejadian seperti ini tidak terulang lagi," tambahnya.

Sometimes the most important aspects of a subject are not immediately obvious. Keep reading to get the complete picture.

Foke memberi contoh sistem pemerintahan Belanda guna menangani rob dengan membangun polder. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat dalam melakukan pembangunan tanggul.

"Seperti sistem Belanda, daratan yang berada 300 meter di bawah permukaan laut dengan menggunakan polder," ujarnya.

Sementara itu, akibat air pasang dan mengakibatkan tanggul jebol, ratusan rumah di enam RT, RW 17 Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, terendam banjir sejak Rabu (19/1) hingga sekarang. Banjir menggenangi rumah warga setiap pukul 08.00 WIB dan surut pada pukul 15.00 WIB. "Banjirnya hanya dari pagi hingga sore hari saja, kalau malam hari air tidak pasang," kata Ali Mudasir, Lurah Penjaringan.

Dia menambahkan, hingga saat ini, warga masih tetap bertahan di rumah masing-masing dan belum ada yang dievakuasi. Terdapat dua titik tanggul jebol masing-masing 12 meter dan 15 meter dari keseluruhan tanggul sepanjang dua kilometer.

Ali mengatakan ketinggian air berkisar 50 sentimeter hingga 150 sentimeter. "Warga yang terendam banjir berada di RT 15 sampai RT 19 serta RT 7, dengan 3.725 jiwa. Selain pemukiman warga banyak juga pergudangan yang terendam," tambah Ali, saat ditemui di lokasi.

Menurut lurah, pihak kelurahan menyiagakan mobil Puskesmas untuk berkeliling di perkampungan warga untuk memantau kesehatan mereka. Hingga saat ini, keluhan warga masih didominasi dengan infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) dan gatal-gatal. "Kami juga mendapat bantuan dari PMI untuk tenaga medis. Bantuan logistik juga sudah diberikan kepada warga melalui ketua RW," jelasnya.

Adnan, 37, warga RT 15 RW 17, berharap agar tanggul permanen yang akan dibangun memiliki kekuatan yang baik. Sehingga tanggul kuat dalam jangka waktu yang panjang dan tidak kembali jebol. "Beberapa tahun lalu tanggulnya juga ada yang jebol, semoga tanggul yang dibangun nanti bisa lebih kuat.(MI/BEY)

That's the latest from the mobil keluarga ideal terbaik indonesia authorities. Once you're familiar with these ideas, you'll be ready to move to the next level.

No comments:

Post a Comment

Post a Comment